IGDS (Indonesian – German Doctoral Scholarship)

Deadline : 31 Agustus 2011

Program Debt Swap adalah program pengurangan jumlah hutang luar negeri Indonesia.

Dalam rangka mengurangi jumlah hutang Indonesia kepada Jerman, khususnya dibidang pendidikan. Kemdiknas mengajukan usulan Debt Swap VII (Program Beasiswa IGDS : Indonesian-German Doctoral Scholarship) dengan tujuan untuk meningkatkan mutu Perguruan Tinggi di Indonesia (dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM)).

Program Debt Swap I dan II telah dilaksanakan sebelumnya dalam sektor pendidikan, dibidang pendidikan dasar dan rehabilitasi sarana sekolah.

Target/Sasaran

  1. Peningkatan SDM sesuai dengan Renstra Kemdiknas dengan memberikan kesempatan kepada tenaga dosen/asisten dosen untuk mendapatkan gelar Doktor dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun, di mulai pada tahun 2012
  2. Membantu pencapaian target Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia dalam menciptakan lulusan Doktor di Indonesia.
  3. Mengurangi total hutang Pemerintah Republik Indonesia kepada Pemerintah Republik Federal Jerman sebesar 2 (dua) kali total biaya pendidikan Doktor di Jerman.
  4. Peningkatan kerjasama institusi pendidikan di dua negara (Indonesia & Jerman)
  5. Peningkatan pengembangan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) antar institusi di Indonesia dan Jerman

Fokus Bidang Kajian

Fokus bidang pendidikan bagi calon Doktor adalah:
  1. Perubahan iklim, lingkungan dan keanekaragaman hayati
  2. Ekonomi dan keuangan fokus Pengentasan Kemiskinan
  3. Energi baru dan terbarukan, sumberdaya alam
  4. Ketahanan dan keamanan pangan
  5. Kesehatan, Penyakit Tropis, gizi dan obat-obatan
  6. Pengelolaan dan Mitigasi Bencana
  7. Integrasi Nasional dan harmonisasi sosial
  8. Otonomi daerah dan desentralisasi
  9. Seni dan Budaya/ Industri kreatif (culture technology)
  10. Infrastuktur, Transportasi dan teknologi pertahanan (Satelit)
  11. Teknologi Informasi dan komunikasi
  12. Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa
  13. Maritim, teknologi Maritim
  14. Nano Teknologi

Pola Pembelajaran yang Ditawarkan

  1. Graduate School; Perkuliahan dan penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) tahun di Jerman.
  2. Research Program; Penelitian dilaksanakan di Jerman selama 3.5 (tiga setengah) tahun.
  3. Sandwich Program; Calon Doktor terdaftar sebagai peserta Doktor di Indonesia. Penelitian pendukung dilaksanakan di Jerman selama 6-12 bulan dan di Indonesia selama 2 (dua) tahun.
  4. Double Degree Program; Perkuliahan dan penelitian dilaksanakan di Indonesia selama 1 (satu) tahun dan di Jerman selama 1 (satu) tahun.
  5. Fast Track; Perkuliahan dan penelitian akan disesuaikan dengan status akhir calon Doktor karena pola ini khusus ditujukan bagi perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan program Fast Track (program akselerasi Sarjana/S1 dan Magister/S2 dalam waktu 5 (lima) tahun.

Persyaratan

Persyaratan untuk mengikuti program ini adalah:

  1. Dosen/calon dosen dengan gelar Magister (PNS/Non-PNS), di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
  2. Calon dosen dari program “Fast track”.
  3. Magister lulusan dari dalam negeri maupun luar negeri yang direkomendasikan oleh PTN/PTS untuk menjadi dosen di lingkungannya.
  4. Non-dosen yang merupakan staf dari Kementerian lainnya dengan sumber dana dari Kementerian yang berkepentingan.
  5. Peserta calon Doktor:
    1. Memenuhi persyaratan akademik:
      1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S2 > 3.20 untuk calon yang akan mengambil pola pembelajaran Graduate School, Research Program, Sandwich Program dan Double Degree Program.
      2. IPK lulusan S1 min. 3.0 dan lulusan S2 min. 3.25 untuk calon yang akan mengambil pola pembelajaran Fast Track.
    2. Memenuhi persyaratan non-akademik:
      1. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris setara TOEFL 550/IELTS 6.5
      2. Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian.
      3. Memiliki sikap/etika kerja dan sikap/etika penelitian yang baik untuk menunjang selama masa pembelajaran ataupun penelitian.

Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan bagi pemohon adalah:

  1. Form-A dari DIKTI (form dapat diunduh setelah join milis)
  2. Curriculum Vitae (CV)
  3. Proposal rencana usulan Disertasi/proposal penelitian dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jerman
  4. Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Jerman
  5. Surat rekomendasi sekurang-kurangnya dari Dekan Fakultas dari perguruan tinggi di Indonesia
  6. Surat Keterangan pengajar tetap yang dikeluarkan oleh Rektor perguruan tinggi di Indonesia
  7. Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian (jika ada)
  8. Fotokopi sertifikat pelatihan/penghargaan (jika ada)
  9. Fotokopi ijazah pendidikan (S1 dan S2) yang telah dilegalisir
  10. Fotokopi transkrip nilai pendidikan (S1 dan S2) yang telah dilegalisir
  11. Pasfoto (3×4)
  12. Fotokopi sertifikat kursus bahasa Jerman (jika ada)
  13. Fotokopi sertifikat TOEFL/IELTS yang masih berlaku (Prediction TOEFL tidak diterima)
  14. Peserta wajib menjalani ikatan kerja untuk menjadi dosen/staff di perguruan tinggi di Indonesia
  15. Kelengkapan berkas dikirimkan ke alamat dibawah ini dan softcopy-nya dikirimkan juga ke email sekretariat: sekretariat.igpsp@gmail.com

Seleksi

  1. Seleksi kelengkapan berkas dan administrasi akan dilakukan oleh Tim Debt Swap DIKTI bersama DAAD;

  2. Bagi yang lolos seleksi kelengkapan berkas dan administrasi akan dilanjutkan dengan seleksi wawancara yang dilakukan oleh “Komite Bersama Indonesia-Jerman” yang dibentuk dari gabungan Tim Debt Swap DiKTI, Tim DAAD dan Professor-professor Jerman;

  3. Bagi pemohon yang berdomisili di wilayah Eropa, seleksi wawancara dapat dilakukan di Bonn-Jerman oleh Komite Bersama Indonesia dan Jerman;

  4. Kesiapan dari para calon dalam proses seleksi dilihat berdasarkan pada:

    1. Prestasi akademik;

    2. Publikasi penelitian;

    3. Kemampuan berbahasa Inggris dan Jerman;

    4. Presentasi proposal penelitian/Disertasi;

    5. Kelengkapan LoA maupun rekomendasi dari perguruan tinggi di Jerman;

    6. Motivasi;

Komponen Pembiayaan

Komponen biaya diberikan dalam bentuk:

    1. Biaya hidup;
    2. Biaya perjalanan keberangkatan dan kepulangan;
    3. Settlement allowance;
    4. Personal development yang terdiri atas:
      1. Biaya buku;
      2. Biaya persiapan thesis dan special allowance;
  • Pelatihan bahasa Jerman secara intensif di Indonesia dan di Jerman;

sumber: http://ds5k.kemdiknas.go.id/

About Kesma HMSI ITS

Here, the place that provide you about scholarship information for Information System students. To be an "unlimited vision, unlimited creativity" is our passion.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: